Tags

,

20 februari 2011, adik saya tepat berumur 19 tahun.

di hari spesial ini, kami memutuskan untuk melakukan satu hal yaitu JALAN-JALAN.. =D

 

Kawasan kota tua adalah tujuan utama kami. berangkat dari kosan pukul 08.30 am menuju stasiun pondok cina yang hanya berjarak 10menit dengan jalan kaki. kami membeli tiket AC Ekonomi seharaga Rp.6.000 sampai ke stasiun terakhir yaitu stasiun kota. WISATA MURAH MERIAH😀

 

saya lupa berapa waktu yang harus ditempuh dari stasiun pondok cina (depok) hingga stasiun kota (jakarta). seingat saya, tidak terlalu lama, mungkin 45menit.  keluar di peron 11. kami sempet salah jalan. dari stasiun, kami seharusnya keluar lewat pintu kanan tapi kami malah keluar lewat pintu kiri. bermodalkan nekat tanya-tanya. keluarlah kami ke jalur yang benar. begini jalurnya:

stasiun ambil pintu keluar sebelah kanan. luruuuus terus sampai ada belokan. stop!jangan belok. di depan gedung BNI, kami menyebrang dan masuk kawasan wisata KOTA TUA

dikawasan kota tua ada berbagai tempat wisata bersejarah yang bisa dikunjungi antara lain museum fatahillah, musium wayang, museum keramik, musium pos, museum bank BNI, bank Mandiri dan lain lain. selain itu dihalaman musium juga banyak tempat penyewaan sepeda ontel dan juga topi noni belanda. kalau mau bergaya ala 60an, cocok banged! selain itu, aksen tua di kawasan wisata ini juga ditunjang dengan para penjual barang souvenir ataupun makanan khas jaman dulu seperti kerak telor dan es potong. juga diputar lagu tahun 60an dengan aksen betawi untuk menambah kesan klasik kawasan ini.

karena keterbatasan waktu kami, kami hanya sempat masuk satu museum yaitu museum fatahillah. dengan harga tiket Rp 1.000 untuk mahasiswa dan Rp 2.000 rupiah untuk yang non mahasiswa.  hari ini ramai pengunjung bahkan cenderung padat. di museum ini, kami bisa melihat peninggalan sejarah jaman belanda dan tentu saja ruang bawah tanah yang MENGERIKAN. kami juga sempat melihat musium si JAgur yang legendaris itu loh,,,😀

 

 

 

tapi bagi saya, wisata tadi tidak hanya menambah rasa suka tapi juga duka. duka melihat wajah pariwisata negeri. ngeri melihat anak jalanan dan pengemis bertebaran dijalan, ngeri melihat sampah dan lingkungan yang tak terawat, ngeri melihat wajah orang tua yang berkeringat, ngeri melihat anak muda dengan gaya tak jelas berkeliaran. belum lagi jika menengok fasilitas untuk wisatawan yang memang tak memadai. sungguh, ngeri! >.<

 

jika memang tak ada yang mau memperbaiki kondisi ini, maka izinan saya mengabdi!demi esok yang lebih baik.

(dan tak lupa, esok jalan-jalan lagi ya,,, ^_^ )