Tags

kalau kemarin-kemarin saya posting tentang wilayah Jawa, sekarang saatnya posting wilayah SUMATERA. Dan tempat yang beruntung itu (beruntung karena saya tulis di blog😀 ) adalah Sumatera Selatan.

 

biarkan saya bercerita kronologis saya pergi ke sumatera selatan. di awa tahun 2008 tentu siswa kelas 3 SMA mulai resah dan gelisah memikirkan masa depan pendidikannya. termasuk juga saya. Beberapa PTN swasta saya coba ikuti ujian masuknya. alhamdulillah, hati tenang karena saya telah di terima di Bakrie School of Management dan sebuah sekolah ekonomi di Jakarta (huaaa, saya lupa apa namanya >.<). tapi sejujurnya yang saya mintai hanya ada dua yaitu UI atau STAN.

 

Kala itu (halah, ini bahasanya jadul bgd yak ?hihihi =.= ) saya les di Bimbingan Belajar Nurul Fikri Bandar Lampung (dulu di belakang artomoro). tidak jauh dari kosan. cukup jalan kaki jika waktu lapang atau naik angkot ungu jika lelah atau sempit waktu dengan membayar Rp 2.000. kebetulan, di NF (nama panggilan untuk Bimbingan Belajar Nurul Fikri) dibuka pendaftaran kolektif ke STAN. weiiitzz, tanpa pikir panjang saya pun mendaftar.

 

ada dua pilihan lokasi tes. palembang atau jakarta. saya bingung, tentu!pilih mana yaa???mostly people choose Jakarta but for sure I’m not really interested to go there. saya akhirnya pilih Palembang, “yaa, itung-itung sekalian jalan-jalan dan liat-liat palembang” pikir saya kala itu. pembayaran sudah dilakukan (seingat saya dulu bayar Rp 1.200.00) saatnya menunggu hari keberangkatan. 😀

 

Tiada sangka tiada di duga (hedeeeh, bahasanya aneh lagi😛 ) saat hari penantian tes masuk STAN, saya dinyatakan di terima di kampus impian saya, Universitas Indonesia dan masuk jurusan nomor satu pilihan saya (ini hasil sholat istikharah loh) yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat. girang bukan kepalang, senang bukan main. Bakrie School of Management dan sebuah sekolah ekonomi di Jakarta (yang saya lupa namanya) tidak saya jadikan lagi pertimbagan. UI mantap saya terima.

 

Tapi ada satu masalah. STAN. pengumuman masuk UI memang lebih dulu dibandingkan tes masuk STAN. ketika menerima kabar bahwa saya masuk UI, saya sudah mantap menggugurkan niat saya ikut ujian masuk STAN dan tidak jadi berangkat ke Pelembang. Tapi ketika konsultasi dengan orang tua, beliau menyarankan saya untuk tetap ikut ujian. alasannya mereka cuma satu: “sayang tuh uang pendaftaran sudah dibayar, coba-coba ajalah”. alasan saya satu: “saya pengen jalan-jalan ke Palembang, hehehe

 

Akhirnya dengan niat jalan-jalan, saya pergi ke sumatera selatan. mengikuti pendaftaran dan ujian masuk STAN. . fiuuuuh, jaaauuuuh sangat. perjalanan di jalur timur memang mengerikan. jalanan sepi, mobil besar, kanan kiri hutan, serta jalan berlobang. apalagi saya duduk di pojok paling belakang sebelah kanan bus. (kalo keserempet truk, saya duluan tuh kayaknya yang wassalam :D). akhirnya 12jam perjalanan darat sampai di sebuah penginapan.

 

 

tanpa di duga tanpa disangka, kami (calon anak STAN😛 ) tidur di penginapan yang sama dengan para pemain Tim Sepak Bola provinsi ini, Sriwijawa FC. jangan ditanya seberapa hebohnya kami bertemu mereka. tentu kami tidak heboh, la wong kenal pemainnya aja enggak, gimana mau heboh, hihihihi. kami lebih heboh menyiapkan diri untuk ujian., ya iyalah!

pendaftaran di lakukan dikantor keuangan di Palembang (saya lupa nama kantornya apa yang saya ingat, gedung kantor ini seperti sekolah SMA. lalu eskonya ujian. sungguh! saya tidak serius mengerjakan soal, hehehe (wajar kalo saya di tolak STAN). saya masuk kelas terlambat, mengerjakan soal dengan santai tanpa ada keseriusan, kemaren-kemarennya tidak belajar. tau itu semua kenapa? karena saya sudah jadi anak UI  dan tidak ada niat lagi jadi mahasiswi STAN. hahaha, sombongnya,,,😛

 

setelah ujian, kami mampir ke Palembang Mall. mall yang cukup besar dimata saya dulu. tapi biasa saja. mall dimana-mana sama di mata saya.hehe. karena saya tidak punya banyak uang, tentu saya tidak belanja. hanya sekedar jalan-jalan. menginjak tanah palembang dan melintasi jembatan rakyat, jembatan Ampera.*haduh, poto jembatannya dimana ya? nanti kalo ketemu saya posting ya,,

 

oy, the result is saya ditolak STAN. sedih? tentu tidak  (bukan elsa namanya kalo sedih-sedihan😀 ). yang membahagiakan adalah perjalan hari hari itu. saya mendapatkan saudara baru, pengalaman baru, melihat pemandangan baru. ya saya suka yang baru-baru itu karena itu semua menambah kaya jiwa saya.

 

 

oke!sekian dari tanah sumatera. (saya harus kuliah jam 10)

see you  in the next trip summary. SEMANGAT!

yey!saya sudah pernah ke palembang!😀