Tags

Just wanna show you that live not always as easy as you want

*nyengir😀

 

Setelah seharian ga buka Email, malam ini buka email dan dapet kabar dari panitia ISWI 2011. Hasil kali ini berbeda dari biasanya, untuk kali ini saya DITOLAK. rasa-rasanya ini pertama kalinya essay saya ditolak di tingkat internasional (kalo lokal mah udah sering, hehe😛 )

 

Dear Applicant,
Much to our regret we have to inform you that you are not invited to the ISWI 2011.

This year we had the incredible number of 3,000 applicants and unfortunately we can not invite all amitious and motivated students.
We thank you very much for your application and wish you all the best for your studies. Though you can not participate in the ISWI 2011 we hope you will get other amazing experiences with different cultures and international students, maybe during your holidays or by attending other studentfestivals. Perhaps you might want to apply for the 13th SCiM held from 1st to 11th July in Maribor (Application Deadline: 27th March, Website: www.scim.si) or ISWIB 2011 held from 10th to 14th July in Serbia (Application Dealine: 1st April, Website: www.iswib.org/ ).

Greetings from Ilmenau
ISWI Organisation Committee

Setidaknya sekarang saya tau bagaimana rasanya jadi seseorang yang saya lihat waktu itu tertolak ISFIT. pun sama ketika saya dapat undangan ke Jepang tapi seseorang itu sekali lagi ditolak di event yang sama. kala itu saya tidak bisa memahami kesedihannya dan mungkin apa yang saya rasakan kini tak jauh dari apa yang dia rasakan dulu. Penolakan ini ternyata memicu saya untuk lebih dewasa dalam berfikir. Saya iri dengan seseorang itu, ternyata Allah telah mendewasakan dia lebih dulu dari pada saya. 😦

 

kesempatan yang dia harapkan untuk ke Norwegia dan Jepang (dan saya dapatkan) ternyata saya lalaikan dengan sengaja. kalau kemaren saya sengaja tidak mengirimkan tulisan ke Jepang dan pada akhirnya saya tidak jadi berangkat, tidak sedih rasanya. pun ketika saya tidak jadi berangkat ISFIT, itu memang keputusan yang saya ambil sendiri, tidak sedih rasanya. tapi ini?bagaimana ya…mmm,  yap!tidak sedih juga😀 hahaha, bukankah Allah melihat proses bukan hasil?. bagi saya tidak jadi masalah tidak diterima ISWI, tapi yang menjadi masalah adalah mungkin saya memang sudah benar dalam kondisi lalai dan lupa (atau  bahkan sombong, nauzubillah).

 

Sekarang saya justru merasa senang!kenapa senang? karena saya sekarang benar-benar merasakan Allah begitu dekat dengan saya dan tak pernah meninggalkan saya. alhamdulillah😀.

 

alhamdulillah saya dijadikan Allah sebagai orang yang tidak berlarut dalam perasaan duka, jadi bawannya seneng aja.. senyum-senyum sendiri, hehe. ayo SEMANGAT!!!! nulis buat ke Makassar (MTQ). TIDAK MENYERAH! \(^o^)/

 

 

Semoga saya bisa selalu bersyukur. baik dalam suka maupun duka. baik saat diterima maupun ditolak. bukahkah doa yang saya sering saya lantunkan adalah doa meminta teguran Allah dikala lalai, lemah dan sombong? Alhamdulillah, doa saya terjawab, kini Allah menegur saya dengan tegurannya yang halus. hati yang keras telah bergetar.