Saya bermimpi suatu saat nanti seluruh manusia di dunia menggunakan penamaan dengan sistem penamaan di wilayah Jazirah Arab yang menisbatkan nama pada orangtuanya, bin dan binti.
Bayangkan jika setiap orang memakai nama “BIN” atau “BINTI”. Di dunia imaginasi saya, tata nama ini akan membuat seseorang tidak leluasa berlaku buruk atau tercela dan memotivasi seseorang untuk berbuat baik dan terpuji. Seorang ayah yang akan melakukan suatu perbuatan tercela, akan berfikir dua kali karena ingat namanya akan disebut-sebut dibelakang nama anaknya. Ayah yang baik tentu saja tidak akan tega melihat atau mendengar anaknya dijelek-jelekkan masyarakat karena perbuatannya.
Begitupula sang anak. Anak tidak akan berbuat sembarangan jika ingat dia menyandang nama ayahnya. Anak yang baik tentu tidak akan berniat mempermalukan ayahnya dengan perbuatan nakalnya. Dengan itu, sebuah sistem kontol sosial akan tercipta dengan sendirinya. Setiap ayah akan bersikap sebagai sebaik-baiknya pribadi dan setiap anak akan bersikap dengan sebaik-baiknya perilaku.
Harapan besar saya ketika semua orang telah memiliki sifat saling menjaga nama baik ini, Anak akan berbuat banyak hal baik untuk membanggakan ayahnya dan juga sebaliknya. Lalu dunia akan menjadi lebih baik secara perlahan. Yup! Just like that, so simple, right?🙂

Hehe, ini sih sebenernya apa yang saya mau. Saya maunya punya nama belakang nama bapak. That’s sound cool!. Tapi apa daya “Eliza Eka Nurmala” telah tercipta 20 tahun lalu. Akhirnya saya berazzam,maka putra putri saya nanti akan saya beri nama belakang nama ayahnya. (Hei, siapapun kau (calon) ayahnya anak-anak,dikau harus sepakat ya!awas kalo enggak!haha *asahgolok :P)