Mungkin ada yang berfikir, pemerintah sekarang sungguh keren. ada satu masalah terbongkar, langsung dibuat panitia khusus atau PANSUS dan sejenisnya.  pemerintah terkesan sigap dan cekatan bekerja. tapi dimata saya itu semua berbeda. tidak keren sama sekali. justru sangat mempertontongkan kebobrokan negeri ini. sedikit sedikit pansus, sedikit-sedikit panja, lalu pertanyaannya: kemana ‘pihak berwenang’???

Cukup KPK!
sejak KPK dulu berdiri, menurut saya seharusnya penegak hukum dinegeri ini merasa malu. bahwa berdirinya badan hukum KPK ini bisa menjadi indikator adanya ketidak percayaan sang pendiri terhadap mereka dan ketidakpuasan rakyat terhadap kinerja mereka. tapi nyatanya tidak, panja-panja terus berdiri. Indonesia sudah bagaikan sebuah organisasi dengan banyak KEPANITIAAN didalamnya. bukankah kepanitiaan dibentuk karena suatu divisi tidak bisa melaksanakan fungsingya sendirian? haha😀

Dimanakah fungsi Badan Hukum?
Kalau semua masalah dinegeri ini diselesaikan oleh PANsus, lalu buat apa ada penegak hukum termasuk didalamnya aparat kepolisian? sebenarnya pembentukan PANsus ini termasuk didalamnya DENSUS 88 (yang menurut saya ga penting banget itu!) adalah sebuah INDIKATOR badan-badan pemerintahan yang sudah ada tidak berjalan dengan seharusnya.

Ikutan Media Massa
Kalau difikir-fikir, pembentukan PANsus hampir selalu berdri setelah pemberitaan yang boomiing di TV. nyadar ga? hehe. ini nih yang saya suka dari media. sebagai ‘anjing demokrasi’ mereka berhasil membuat pemegang kekuasaan di negeri ini ketakutan dengan gonggongan media. sangat wajar, media adalah satu dari lima pilar sebuah negara demoktasi. cool! Bravo Media!


Anggaran membengkak!
Kemarin lalu tuh liat news flash di salah satu tivi. disebutkan disana bahwa anggaran kepresidenan (lupa deh istilahnya apa) membengkak. salah satu penyebabnya ya ini, PANsus-PANsus yang didirkan secara mendadak  (mengikuti berita media).  ga mungkin kan ada pejabat yang mau dikasih kerjaan secara free tanpa bayaran? atau minimal uang transport buat rapat? mending juga mereka tidur eh rapat mikirin rakyat daripada mikirin pejabat lain. oy, tetang anggaran ini, bahkan seorang anggota Legislatif pun sudah mengeluarkan seruan agar kepanitiaan negara ini segera diakhiri.

Mau sampai kapan ya?
mau sampai kapan coba kepanitiaan ini terus berdiri. ada banyak, silahkan hitung mulai dari Century sampai Densus 88. saya yakin, jika badan hukum yang telah ada dapat bekerja dan saling berkordinasi dengan baik saya yakin, tidak perlu ada badan-badan baru. masih banyak masalah rakyat, so please, jangan cuma urus masalah pejabat. ok! semangat INDONESIA!😀

Terinsirasi dari tulisan dosen favorit saya, ibu Dumilah Ayuningtyas, yang dengan cerdas mengkritik kasus koin prita dan menghubungkannya dengan pelayanan kesehatan di negeri ini dalam kacamata yang berbeda. terimasih Bu, you are inspiring!