Tags

Ditulis untuk mengikuti lomba menulis makalah dengan tema “Fethullah Gülen  sebagai seorang ulama Islam modern dan pergerakan “hizmetnya” ” yang diadakan oleh Fethullah Gulen Chair 2011

**********************

Pemikiran Fethullah Gülen Hoca Efendi tentang Keluarga dan Pendidikan Anak
oleh: Eliza Eka Nurmala

Abstrak

Keluarga adalah kumpulan individu yang akan menentukan kesejahteraan suatu negara. Dalam buku Pearls of Wisdom yang ditulis oleh M. Fethullah Gulen, beliau menyatakan seseorang yang mampu membangun keluarganya dengan baik, maka dia mampu membangun hal besar lain dengan baik. Konsep ini sejalan dengan sebuah ungkapan yang telah jamak didengar masyarakat kita bahwa untuk bisa memanagemen hal besar, seseorang harus mampu memangajemen hal kecil. Karena pada dasarnya, pernikahan bukan hanya tempat menyalurkan gairah biologi seseorang, tetapi juga untuk pemenuhan gairah spiritual, kehormatan diri, moral, kebaikan dan karakter pada masing-masing individu. Wanita baik membangun keluarga dengan pria baik kemudian melahirkan keturunan baik adalah modal utama kesejahteraan masyarakat. Dalam pendidikan anak, keluarga adalah taman pendidikan anak yang utama dan pertama. Keluargalah yang melatih seseorang untuk menjadi orang yang berbudipekerti luhur. Orang tua yang mampu mendorong anak mengembangkan segala kemampuannya demi kebermanfaatan lingkungan adalah orang tua yang telah menanamkan pondasi bagi masa depan bangsanya. Pendapat M. Fethullah Gulen ini tentu tepat sekali, karena pada dasarnya anak-anak masa kini adalah pemimpin negara dimasa depan. Dalam buku Religious Education of the Child, M. Fethullah Gulen juga memaparkan bagaimana cara mendidik anak untuk memperoleh semangat spriritual yang tinggi adalah dengan memberikan contoh dari orang terdekatnya yaitu orang tua. Dengan semua itu, setiap individu sebagai orang tua akan berbuat terbaik, calon orang tua akan berusaha terus lebih baik, dan anak akan menjadi generasi yang baik, maka Islam akan kembali berjaya di bumi ini.

******************


Alhamdulillah..
Setelah beberapa lama berjibaku dengan entah berapa artikel, entah berapa ebook, akhirnya selesai juga abstraknya. Dengan izin Allah swt, telah dikirim ke pihak panitia beberapa jam yang lalu🙂
Hmmm, tentu menulis abstrak ini tidak mudah karena pemikiran M. Fethullah Gulen harus pelan-pelan saya cerna, hehehe *you know what I mean, ha?

Anyway, By the Way, Bus Way, sudah terkirim, tinggal tunggu hasil penjurian…
Doakan ya semua,,,😀

Berharap masuk 3 besar, sungguh, biar bisa main ke Turki. Mau liat sisa peninggalan Muhammad Al Fatih. Sungguh kagum dengan Beliau, Sangat!🙂